Menhan Lepas Kapal Perang SSV-2 Pesanan Filipina

Oleh Administrator
Jumat, 05 Mei 2017 00:47 — tag : menhan

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Perusahaan galangan kapal dalam negeri PT PAL Indonesia kembali membuktikan kemampuannya dengan berhasil menyelesaikan dan mengirim Kapal Perang. Kapal Perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) ke 2 merupakan kapal perang yang dipesan oleh Departemen Pertahanan Filipina pada tahun lalu. 

Pelepasan Kapal SSV Kedua pesanan Kemhan Filipina oleh Menteri Pertahanan Republik Indonesia Ryamizard Ryacudu, Selasa (2/5) di Dermaga PT PAL Indonesia, Surabaya, Jawa Timur. 

“Ini membuktikan bahwa sejumlah negara tertarik dengan produk perang karya anak bangsa ini. Kalau untuk kapal perang masih ke beberapa negara yang selama ini ada, seperti Filipina. Namun untuk senjata dan segala macam ada juga ke negara-negara Arab.” Ucap Ryamizard Ryaccudu dalam sambutannya 

Selesainya kapal perang kedua ini diharapkan akan semakin mempererat hubungan kerja sama dan pertahanan antara Philipine dan Indonesia. Sekaligus, menjadi bukti betapa eratnya hubungan kedua negara. 

Kemhan akan berupaya mendorong dan memberdayakan industri pertahanan agar semakin profesional dan akuntabel serta menghasilkan produk-produk yang berkualitas 

Sementara itu, Under Secretary for Defence Policy Philipines, Ricardo David Jr, meyampaikan ucapan terima kasih kepada PT PAL Indonesia yang telah membangun kapal untuk Filipina. Kapal perang kedua pesanan Filipina tersebut merupakan bagian dari upaya untuk modernisasi sistem persenjataan Filipina. 

Sebelumnya pada tahun 2014, BUMN produsen kapal PT PAL Indonesia harus bersaing ketat dalam tender internasional pengadaan kapal perang yang dilaksanakan oleh Dephan Filipina. 

PT PAL Indonesia mampu bersaing dengan produsen kapal perang dari 8 negara. Akhirnya setelah proses dilalui, militer Filipina memilih produk kapal perang tipe Strategic Sealift Vessel (SSV) buatan Indonesia. 

Kapal SSV merupakan pengembangan dari kapal pengangkut jenis Landing Platform Dock (LPD) yang didesain dengan panjang 123 meter, lebar 21,8 meter, kecepatan maksimal 16 knot dengan ketahanan berlayar 30 hari.(ibs) 

comments powered by Disqus