M. Iqbal: Tidak ada Ormas Islam Yang Ikut Penggerebekan Pesta Seks Sejenis Di Oval Hotel

Oleh Administrator
Jumat, 05 Mei 2017 00:26 — tag : ormas

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Penggerebekan pesta gay di hotel Oval yang dilakukan oleh Unit PPA (perlindungan perempuan dan anak ) Satreskrim Polrestabes Surabaya pada sabtu (30/4/2017) lalu. Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Muhammad Iqbal membantah bahwa penggerebekan pada waktu itu, ada indikasi anggota lain yang ikut menggerebek selain anggota polisi dari Polrestabes. Sebab penggerebekan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolrestabes Surabaya.
 
Kombes Pol Muhammad Iqbal mengatakan, bahwa dirinya dan jajarannya bermitra dengan siapa saja. Jadi ini salah satu formula memelihara keamanan dilingkungan masyarakat.
 
"Informasi dari manapun sebanyak apapun ingin kami miliki untuk menjaga kemanan dan ketertiban di masyarakat untuk bisa melakukan penegakan hukum hingga langkah pencegahan," terangnya, Kamis (4/5/2017).
 
Salah satunya, lanjut Kombes Pol Muhammad Iqbal, saat itu pengurus ormas islam memberitahu dirinya soal adanya pesta gay. "Seketika langsung saya jawab dan saya ucapkan terima kasih atas informasi yang diberikan masyarakat tersebut (pengurus ormas islam)," pungkasnya.
 
Namun dengan catatan, masih kata mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya tersebut, tidak boleh ada yang melakukan tindakan-tindakan polisioner. "Karena negara ini adalah negara hukum, sehingga yang bergerak haruslah negara, dalam hal ini adalah Kepolisian Republik Indonesia yang diberikan perintah oleh Undang-Undang," tandasnya.
 
"Saya tegaskan, tidak ada satupun yang melakukan penggerebekan itu yang bukan polisi, semuanya polisi," beber," M. Iqbal kepada wartawan didepan halaman Mapolrestabes Surabaya, kamis (04/5/2017).
 
Oleh karenanya, Kombes Pol Muhammad Iqbal mengkritisi media-media yang menyatakan Polrestabes Surabaya bekerja sama dengan ormas islam untuk menggerebek pesta gay.
 
"Ya memang ada kerjasama, tapi hanya sebatas kerjasama pemberitahuan masyarakat saja. Jadi saya pastikan, saat itu tidak ada organisasi-organisasi yang ikut melakukan upaya paksa penggerebakan," tutup Iqbal.(TOM).

 

comments powered by Disqus