Pengusaha Asal New Zealand Kenalkan Listrik Tenaga Matahari Untuk Industri

Oleh Administrator
Jumat, 05 Mei 2017 00:09 — tag : konsulat

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surabaya bersama Konsulat Selandia Baru mempertemukan para pengusaha dari masing-masing Negara untuk mengadakan kerjasama di bidang enegi tenaga matahari (Solar energy), Kamis, (04/05). 

Menurut Hary Sunogo, Konsul Kehormatan New Zealand di Surabaya  menuturkan bahwa dirinya sebagai konsulat dengan Kadin Surabaya bertugas memperkenalkan pengusaha-pengusaha asal Surabaya kepada pengusaha asal New Zealand dan diharapkan dari pertemuan tersebut akan mendapatkan hasil yang dapa memuaskan kedua belah pihak.

“Saya hanya bertugas menjembatani dan lewat Kadin Surabaya kami mengundang mereka dan diharapkan dari pertemuan ini dihasilkan kesepakatan dari kedua belah pihak,”tuturnya saat ditemui WIN.COM disela-sela jamuan makan siang.

Sementara itu DR Jamhadi, Ketua Kadin Surabaya mengatakan dirinya menyambut baik undangan dari pengusaha dari Negara Kiwi tersebut. 

“Ïnvestasi New Zealand untuk Jawa Timur khususnya cukup besar, meskipun bukan terbesar, namun ekspor impor di sektor non migas bisa dibilang cukup besar nilainya.  Namun Untuk Surabaya kita terus meningkatkan kerjasama agar New Zealand dapat terus berinvestasi disini seperti yang kami harapkan,”kata Jamhadi seraya tersenyum.

Dirinya menilai kerja sama yang ditawarkan oleh pengusaha asal New Zealand cukup menarik, meskipun dirinya mengakui cukup sulit apabila diaplikasikan di Surabaya karena memerlukan lahan yang cukup luas.

“Sebagai pengganti energi listrik yang sudah ada, penawaran ini dibilang cukup membantu karena dengan teknologi yang ditawarkan harga perkilo wattnya cukup murah, ditambah dengan mereka bersedia berinvestasi terlebih dahulu dengan system bagi hasil, tentunya sangat menarik, namun sayangnya dibutuhkan lahan yang cukup luas untuk mendapatkan tenaga listrik sesuai dengan yang diinginkan dan ini sangat sulit apabila di terapkan di Surabaya yang sudah cukup padat,”jelasnya.

Solar Energy yang di tawarkan menurut Jamhadi sangat cocok apabila diterapkan di sektor pertanian, Agrocultutre, perikanan yang lokasinya diluar jangkauan tenaga listrik yang saat ini ada seperti di pantai, pegunungan dan desa terpencil yang membutuhkan pasokan listrik. (bay)

 

comments powered by Disqus