Diduga Dibawa Kabur Guru TU SMP, Gadis SMK 4 Hari Tidak Pulang Ke Rumah

Oleh Administrator
Rabu, 22 Maret 2017 09:05 — tag : kabur

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Perhatian bagi orang tua yang memiliki anak perempuan di usia sekolah, baru-baru ini seorang gadis berinisial DAS (16) yang tinggal di jalan Gubeng Klingsingan IV/30 Surabaya tak pulang kerumah selama kurang lebih empat hari. DAS, dikabarkan hilang sejak Jum'at (17/3) sekitar 21.00 WIB. Diduga, korban dibawa kabur oleh seorang laki-laki bernama Lukman Nulhakim (34) warga jalan Ngagel Rejo VII Masjid nomor 20 Surabaya.

Hal tersebut disampaikan oleh Ayah korban bernama Moedjiono (50) yang curiga saat anak keduanya tersebut tak mau dijemput saat magang di sebuah hotel di jalan KH. mas Mansyur Surabaya. Saat itu, DAS, meminta kepada Moedjiono agar tak dijemput lantaran dirinya akan pulang bersama temannya. Karena percaya kepada putrinya, Moedjiono tak menaruh curiga apapun.

"Setelah saya tunggu sampai pukul 22.00 WIB kok belum pulang saya kroscek ke hotelnya, kata pihak hotel sudah keluar sejak jam 20.00 WIB," ungkap Moedjono yang sehari-hari bekerja sebagai supir taksi ini, Selasa (21/3)
Tak ingin membuang waktu, Moedjiono yang bingung segera meminta bantuan polisi terdekat. Saat itu Moedjiono pergi ke Polsek Gubeng, dari Polsek Gubeng ia disarankan untuk ke Polrestabes Surabaya di unit Perlindungan Anak dan Perempuan.

"Sudah sampai disana ternyata kata penyidik TKP ikut polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya," imbuhnya.
Hingga Senin malam, sang putri bungsu tak kunjung pulang, Moedjiono melaporkan kejadian tersebut ke SPKT Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya pada Senin (20/3) sekitar 19.00 WIB.
Kecurigaan Moedjiono jika anaknya dibawa kabur oleh Lukman adalah saat dirinya mendatangi sekolah tempat Lukman bekerja sebagai karyawan Tata Usaha di salah satu SMP Swasta di Surabaya Barat.
Lukman ternyata sudah dipecat lantaran bermasalah. Tak sampai disitu, Moedjiono ini juga mendatangi rumah Lukman, dan saat itu Lukman tak ada dirumah sejak hari yang sama dengan hilangnya DAS.

"Selisihnya hanya beberapa jam, sampai sekarang juga Lukman ini belum pulang kerumahnya, bahkan nomor handpone keduanya tidak aktif pada hari Jum'at sekitar pukul 22.00 WIB," imbuh Moedjiono.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak AKP Ardian Satrio Utomo membenarkan laporan orang tua DAS jika anaknya tak kunjung pulang setelah magang di sebuah Hotel di jalan KH. Mas Mansyur Surabaya sejak Jum'at (17/3) lalu.

"Benar, keluarga korban melapor kepada kami Senin kemarin, saat ini kami sedang melakukan penyelidikan dan secepatnya kami berupaya agar pelaku bisa ditangkap, namun untuk motifnya kami belum dapat pastikan, tunggu sampai pelakunya kami tangkap, mengingat yang dibawa kabur adalah anak dibawah umur," Tegas Ardian saat dikonfirmasi lewat ponselnya.

Perlu diketahui, jika DAS dan Lukman sudah kenal sejak DAS bersekolah di SMP tempat Lukman bekerja, hingga saat ini DAS dan Lukman memiliki hubungan dekat. Lantaran pihak keluarga tak menyetujui hubungan tersebut, mengingat Lukman telah memiliki anak dan Istri sedangkan DAS masih di bawah umur, hingga akhirnya DAS memutuskan pergi bersama Lukman.

 

comments powered by Disqus