Demi Persebaya, Menpora dan Ketum PSSI Jalan Kaki 3 kilometer

Oleh Administrator
Senin, 20 Maret 2017 20:20 — tag : persebaya

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Datang dengan   pengawal ketat, tak menjamin bagi   Menpora dan Ketum PSSI Edy Ramayadi bisa dapatkan   akses cepat menuju Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya. Bahkan keduanya, ‘dipaksa’ merasakan jalan kaki sepanjang 3 kilometer untuk bisa masuk ke stadion. Pasalnya, satu-satunya akses menuju stadion dengan kapasitas 60 ribu ini, dipenuhi bonek.  Mobil yang membawanya tak bergerak, dan akhirnya  kedua pejabat ini turun dan jalan kaki bersama ribauan bonek. “Ada sekitar 500 sms yang masuk. Dari bonek. Intinya, minta supaya saya hadir. Kalau tidak, katanya nggak jadi rejeki bagi Persebaya. Akhirnya, saya putuskan hadir walau untuk ini harus jalan kaki sejauh tiga kilometer,” tukas Edy Ramayadi yang juga Pangkostrad ini.

Tak hanya kedua pejabat ini, para undangan VVIP juga semua  terjebak macet cukup lama. Sebagian besar pilih turun dan melanjutkan perjalanan  dengan jalan kaki. Termasuk terlihat juga,  mantan Menteri BUMN Dahlan  Iskan.

Animo bonek untuk menyaksikan pertandingan persahabatan ini memang cukup tinggi.  Ini terlihat dari tingginya permintaan tiket yang sudah dijual sejak dua pekan sebelumnya. Sebanyak 55 ribu lembar tiket ludes terjual.  Tak hanya dari Surabaya, bonek dari luar kota juga berbondong-bondong hadir. “Hari ini, saya bela-belain datang untuk menjadi saksi atas kembalinya Persebaya,” ujar Zainal Arifin, bonek asal Benjeng Gresik yang datang sejak siang di GBT.

Tingginya antusiasme bonek ini membuat Presiden Klub Persebaya Azrul Ananda merinding.  Aksi Bonek di pertandingan ini memang luar biasa. Ratusan spanduk berisi dukungan pada Bajul Ijo -julukan Persebaya- mereka pasang nyaris di seluruh penjuru stadion. Mereka juga tak pernah berhenti bernyanyi sepanjang pertandingan.

“Mereka sudah sangat rindu tribun karena lebih dari empat tahun tidak ke tribun. Saya merinding melihatnya,” aku Azrul selepas pertandingan. Azrul melihat bahwa Bonek sudah berubah. Secara perlahan Bonek mengubah image-nya ke arah yang lebih positif. “Saya percaya 100 persen kepada suluruh suporter. Kami yakin mereka berubah. Hari ini adalah bukti mereka sudah berubah. Saya merinding. Teman-teman ini luar biasa. Kami dari tim akan memberikan yang terbaik,” tegas Azrul.

Azrul bersyukur partai homecoming game Persebaya berjalan lancar, tanpa ada hambatan. Persebaya mengalahkan PSIS dengan skor 1-0. Gol tunggal tim berjuluk Green Force dicetak Rachmat Irianto dari titik putih pada menit ke-84.

Tapi bagi Azrul, hasil pertandingan malam ini bukan prioritas utama. Dia sangat bahagia menyaksikan antusiasme Bonek. Apalagi pertandingan ini disaksikan secara langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, dan Ketua Umum PSSI Edy Rahmayadi. “Ini pertandingan pertama sejak 2013. Ribuan terima kasih untuk Bapak Menpora dan yang menjadi bagian dari sejarah Persebaya, juga Pak Edy. Terima kasih khusus untuk para suporter yang empat sampai enam tahun memendam rindu atas Persebaya,” tutur Anzul. (ram)

comments powered by Disqus