Diduga Mabuk, Anggota TNI Rusak Peralatan Rumah Karaoke

Oleh Administrator
Senin, 16 Januari 2017 02:00 — tag : mabuk

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Masih belum diketahui motif utama kasus perusakan TV pada salah satu Room Karaoke Keluarga NAV yang ada di Jalan Kedungdoro nomor 58 yang diduga dilakukan anggota TNI. Alhasil Praka Imam Holidi, 38 yang bertugas di Kesatuan Yon Zipur 10 Kostrad Pasuruan ini. Diamankan oleh Anggota dari Polsek Sawahan dan langsung dilimpahkan ke POM TNI Garnisun untuk diproses lebih lanjut.
 
Kanit Reskrim Polsek Sawahan, AKP Nanang Fendi membenarkan jika anggota Polisi Polsek Sawahan mengamankan pelaku perusakan rumah karaoke. Dari hasil pemeriksaan, pelaku ini mengaku sebagai anggota TNI dengan pangkat Praka. "Saat itu juga kami panggil POM TNI Garnisun untuk memperoses lebih lanjut," ucapnya, Minggu (15/1).
 
Saat disinggung apa motif pelaku melakukan perusakan, Nanang masih belum bisa memberitahukan. "Belum tahu, karena saat ditanya pelaku sebagai anggota TNI, maka kami langsung kordinasi dengan POM TNI Garnisun untuk menangkap," ucap mantan Kanit Reskrim Polsek Jambangan.
 
Kasus ini terjadi Sabtu (14/1) sekitar pukul 19.30 dimana saat itu Imam Holidi ini memesan room untuk karaoke. Setelah masuk, teman teman pelaku datang dan masuk ke dalam room. Selang 3 jam, teman temannya pada kembali, sedangkan pelaku menambah satu jam lagi yang akan digunakan untuk karaoke sendiri.
 
Namun entah dalam kondisi mabuk, pelaku lantas merusak tv atau monitor dengan cara melemparkan gelas kearah televisi. Dengan perbuatannya, petugas karoke lantas menghubungi Polsek Sawahan untuk diamankan pelaku.
 
Saat diamankan, pelaku mengaku sebagai anggota TNI dengan pangkat Praka yang bertugas di Pasuruan. Saat itu juga polisi langsung menghubungi POM TNI Garnisum.
 
Dengan perbuatannya, polisi mengamankan satu buah botol minuman keras jenis cukrik. serta pecahan gelas, dan pecahan kaca monitor sebagai barang bukti. "Untuk prosesnya kami serahkan ke POM TNI Garnisun," ucap Nanang. (TOM)

 

comments powered by Disqus