Arif Afandi: Konflik Pembangunan Semen Rembang Ada Campur Tangan Asing

Oleh Administrator
Minggu, 15 Januari 2017 12:20 — tag : arif afandi

Bagikan

 

SURABAYA (WIN) - Pro kontra pembangunan pabrik semen Rembang mendapat tanggapan serius oleh , Ketua Umum Badan Kerjasama Badan Usaha Milik Daerah Seluruh Indonesia, Arif Afandi. Menurut Arif konflik yang terjadi di Rembang ditengarai ada campur tangan pihak asing.

“Saya mendengar ada perusahaan asing yang akan berdiri di Pati, kalau dugaan itu benar, jangan-jangan penolakan pabrik semen di Rembang itu karena keinginan perusahaan asing tersebut,”ujarnya saat gelaran Forum Diskusi diskusi jurnalis bertajuk  “ Kepedulian  BUMN Semen dari Serbuan Asing”  di Resto Nine Surabaya, Jumat (13/01/17)

Sayangnya Mantan walikota Surabaya itu tidak menyebutkan perusahaan asing yang dimaksud namun demikian Pemerintah daerah Pati  telah memberi lampu hijau Indocement untuk mendirikan pabrik di kawasan Kendeng, Pati yang rencananya akan dimulai pada tahun ini.

“Semoga dugaan saya tidak benar, kita berbaik sangka saja,” imbuhnya.

Sementara itu Syaifullah Yusuf, wakil Gubernur Jawa Timur menuturkan produksi semen secara nasional saat ini mencapai 72,2 juta ton, dimana 42 persen merupakan produksi dalam negeri (Semen Indonesia) dan sisanya dimiliki oleh perusahaan semen asing. 

Gus Ipul melanjutkan, Penyerapan pasar semen terbesar berada di pulau Jawa, yaitu sebesar 55,5 persen. Dan tingkat konsumsi semen Indonesia sebesar 61,99 juta ton pertahun.

“Pasar Industri semen di Indonesia makin seksi, apalagi Indonesia mempunyai tanah dan sumber daya alam untuk bahan semen. Saya berharap produksi semen dari BUMN semen lebih meningkat dan masyarakat mau membeli produksinya,”ujar Gus Ipul. (bay)

 

comments powered by Disqus