Musik dan Tari Punya Andil Cukup Besar Untuk Tumbuh Kembang Anak

Oleh Administrator
Sabtu, 24 September 2016 17:40 — tag : tumbuh kembang

Bagikan

SURABAYA (WIN) - Terkait dengan tumbuh kembang anak perlu juga orang tua memberikan Stimulus. Selain juga setiap orangtua juga harus memberikan nutrisi tepat pada anak sesuai dengan tahap tumbuh kembang pula. 

Menurut Psikolog Binky Paramita, perlu adanya interaksi verbal antara orang tua dan anak berperan penting dalam pengoptimalan dalam mengasuh anak yang berkarakter hebat. 

"Oleh karena itu sangat penting bagi orang tua memberikan Stimulus dengan kegiatan yang merangsang tumbuh kembang anak salah satunya melalui kegiatan menari dan menyanyi, yang digelar oleh bebelac kali ini," kata Binky Paramitha dari Rumah Dandelion, ditemui media ini, di Atrium Tunjungan Plaza 3, Surabaya, Sabtu 24 September 2016. 

Binky menambahkan dengan menari dan bernyanyi telah dibuktikan dapat memberikan korelasi yang signifikan terhadap kecerdasan anak dan kematangan emosionalnya. 

"Dalam bermusik dan bernari serta menynyi anak anak itu bisa mendapat beragam stimulasi, mulai dari bahasa, ketika dia menghafalkan kemudian melafalkan dan menyanyikan. 
"kemudian ada nada nada disitu terus ada kreatifitasnya untuk lagu dan tarian pasti ada kreatifitas. Kata Binky. 

Lanjut Binky, Ada motorik juga disana, dimana pergerakan anak bagaimana anak bisa tahu kanan kiri depan serta ada kordinasi semuanya dalam kegiatan bermusik dan bernari itu punya kemampuan luar biasa dalam mengembangkan kecerdasan anak baik dari kecerdesaan intelektual maupun emosionalnya.
Dirinya kembali menjelaskan Emosionalnya adalah? Biasanya dalam bermusik dan bernari itu lebih seru dilakukan beramai ramai dan disitu akan terjadi sharing antara anak dan ibu.

"Artinya saat bermain musik misalnya, ada anak yang main musik hanya main gebuk drumnya, ada juga yang sibuk bermain gitarnya kemudian diantara mereka bisa saling berkoneksi, nah disitu gimana ya kita sebagai orang tua harus berempati dan mendengarkan sebenarnya," paparnya.

Musik dan Menari, meupakan gerbang dalam proses belajar, dengan mengajarkan anak bernyanyi dan melakukan aksi seperti menari mengikuti irama musik sangat baik bagi perkembangan keseimbangan, kordinasi motor, kepekaan dan irama tubuh," tutur Binky Paramitha, Sabtu 24 September 2016. 

Selain itu kata Binky itu dapat juga merangsang Kognitif. 

"Terutama yang berkaitan dengan kecerdasan, kemampuan berbahasa dan kreativitas serta untuk anak juga bisa mempengaruhi psikososial yang terdiri dari regulasi emosi, kontrol diridan ketrampilan sosial," kata Psikolgi Binky. 

Dirinya menambahkan bahwa aktivitas menari dan menyanyi sangat menyenangkan dilakukan bersama antara ibu dan anak.
 
"Kegiatan yang digelar bebelac adalah kegiatan bermain aktif yang tak hanya kaya akan stimulasi, namun juga akan ada interaksi verbal dan kedekatan secara emosional yang dapat menumbuhkan rasa empati anak terutama di usia antara dua hingga enam tahun, atau tepatnya masa masa emas, yang dikatakan The Play Years," ujarnya. 

Dikatakan lagi usia tersebut merupakan waktu atau tahun dimana sedang pesatnya kegiatan bermain anak dalam berkembang. 

"Selain itu nilai positif dapat disisipkan juga melalui aktivitas sehari hari serta kesukaan si anak agar proses belajarnya terasa menyenangkan," ucap Binky. 

Saat ditanya sejak usia berapa anak ditanamkan bermain musik. "Sebenarnya sejak di dalam perut atau sejak dini disitu ada Stimulus yang sering dilakukan dengan seorang ibu mengajak bernyanyi, saat lahir kita timang timang ada lagu seperti nina bobo itu pasti ada syarat nilai yang kita tanamkan," ucapnya.
Selain itu melalui rutinitas sehari hari sebenarnya kita sudah diberi Stimulus melalui menyanyi. 

"Kita pernah dengar sejak kecil nyanyian, bangun tidur kuterus mandi dan itu yang mengajarkan rutinitas juga melalui lagu selain itu menumbuhkan rasa peduli dan menumbuhkan tanggung jawab sejak dirumah, " tegasnya.(Dhimas Prasaja)

comments powered by Disqus